81.) Pa’Sekong Kandaure
- Arti: Sekong (liku atau kelok dalam bentuk garis siku-siku yang disebut Kandaure).
- Makna: Harapan agar anak cucu sekiranya selalu hidup dalam kebahagiaan bagaikan cahaya dari perhiasan.
- Letak: Bingkai dinding bagian bawah.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.

82.) Pa’Sekong Sanglamba’

- Arti: Sekong (liku atau kelok), Sanglamba (satu lembar).
- Makna: Harapan agar anak cucu sekiranya selalu hidup dalam kebahagiaan bagaikan cahaya dari perhiasan.
- Letak: Bingkai dinding bagian bawah indo’ para.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
- Pengembangan dari Pa’Sekong Kandaure
83.) Pa’Sekong Anak
- Arti: Sekong (liku atau kelok), Anak (anak).
- Makna: Janganlah kita bersikap tertutup atau terbelit-belit dalam setiap permasalahan tetapi harus terbuka dan bersikap jujur karena akan mempermudah segala permasalahan.
- Letak: Bingkai dinding bagian bawah.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
- Pengembangan dari Pa’Sekong Kandaure

84.) Pa’Sekong Dibungai

- Arti: Sekong (liku atau kelok), Dibungai (ada penambahan ukiran lain).
- Makna: Dalam hidup ini kita perlu merahasiakan hal-hal yang perlu dirahasiakan karena dapat merusak orag lain.
- Letak: Bingkai dinding bagian bawah.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
- Pengembangan dari Pa’Sekong Kandaure
85.) Pa’Sekong Sala
- Arti: Pa’Sekong Sala (silang atau palang yang berkait pada kedua ujungnya).
- Makna: Harapan agar rumpun keluarga tidak mencampuri urusan orang lain karena dapat menimbulkan pihak ketiga yang dapat membahayakan orang banyak.
- Letak: Bingkai dinding bagian bawah.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
- Pengembangan dari Pa’Sekong Kandaure

86.) Pa’Sepu To Rongkong

- Arti: Pa’Sekong Sala (silang atau palang yang berkait pada kedua ujungnya).
- Makna: Melambangkan persaudaraan yang harus dijaga dan dipelihara.
- Letak: Bingkai dinding bagian bawah dan bagian atas lumbung padi tepat di atas kepala pada saat kita duduk di lumbung.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
- Pengembangan dari Pa’Sekong Kandaure
87.) Pa’Sala’Bi Dibungai
- Arti: Sala’Bi (penghalang), Dibungai (penambahan ukiran lain).
- Makna: Kita harus berusaha menjaga diri atau mencari ilmu pengetahuan untuk membela diri dalam segala peristiwa yang akan dihadapi dalam kehidupan yang penuh gelombang ini.
- Letak: Dinding rumah dan lumbung.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
- Pengembangan dari Pa’ Sala’Bi Biasa.

88.) Pa’Talinga

- Arti: Talinga (telinga).
- Makna: Kita harus mendengar dengan baik dalam menata hidup ini, k dalam menata hidup ini, karena dengan arena dengan mendengar dengan baik, melaksanakannya, lalu menganalisa apa yang telah lalu menganalisa apa yang telah didengar didengar akan membuat hidup lebih baik.
- Letak: Ujung kayu melintang.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
89.) Pa’Boko’Komba Kalua’
- Arti: Boko’ (belakang), Komba (hiasan berupa gelang), Kalua’ (lebar/besar).
- Makna: Melambangkan kewibawaan dan kebesaran bangsawan-bangsawan wanita Toraja.
- Letak: Dinding rumah bangsawan.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.

90.) Pa’Pollo Songkang

- Arti: Pollo (bokong), Songkang (ruas bambu yang umumnya digunakan untuk memerah air susu kerbau).
- Makna: Melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan.
- Letak: Dinding depan rumah dan alang.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
91.) Pa’Papan Kandaure
- Arti: Papan (selembar papan), Kandaure (perhiasan tradisional Toraja).
- Makna: Harapan agar rumpun keluarga menjadi besar dan anak cucunya hidup dalam kedamaian.
- Letak: Dinding rumah.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.

92.) Pa’Barra’-Barra’

- Arti: Barra’ (beras).
- Makna: Melambangkan kehidupan bermasyarakat.
- Letak: Pinggir bingkai dan diantara ukiran-ukiran dinding.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
93.) Pa’Katik
- Arti: Katik (sejenis burung enggang).
- Makna: Tanda kebesaran dan kebangsawanan rumpun keluarga pemilik rumah.
- Letak: Dinding rumah.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.

94.) Pa’Ara’ Dena’

- Arti: Ara’ (dada), Dena’ (burung pipit).
- Makna: Dalam menempuh kehidupan ini harus mempunyai sikap dan pendirian tetap, teguh, dan jujur, kita tidak boleh malas tetapi harus bekerja keras.
- Letak: Dinding rumah.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
95.) Pa’Lalan Manuk
- Arti: Lalan Manuk (bekas jejak kaki ayam).
- Makna: Hendaklah kita memiliki etos kerja yang baik. Rajin dan tekun serta ditopang pengetahuan dan kterampilan yang cukup. Kita harus mewariskan ketekunan bekerja dan kemandirian serta kearifan berupa ilmu pengetahuan kepada anak cucu kita.
- Letak: Dinding rumah dan alang.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.

96.) Pa’Kosik

- Arti: Kosik (kumbang air).
- Makna: Harapan agar rumpun keluarga hidup makmur dan sejahtera dari hasil sawah.
- Letak: Dinding lumbung (alang).
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
97.) Pa’Sissik Bale
- Arti: Sissik Bale (sisik ikan).
- Makna: Melambangkan kehidupan yang aman, makmur, sejahtera.
- Letak: Dinding lumbung (alang).
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.

98.) Pa’Kampasu

- Arti: Kampasu atau satu garis bulatan.
- Makna: Melambangkan satu kesatuan dari perbedaan yang ada dan kemampuan untuk meletakkan dasar-dasar aturan masyarakat yang terdapat dalam suatu kampung.
- Letak: Sebuah bulatan diantara ukiran-ukiran.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
99.) Pa’Kollong
- Arti: Kollong (leher), Rombe (bulu rumbai).
- Makna: Melambangkan keperkasaan.
- Letak: Sebilah papan yang ditaruh di bawah dinding (di bawah indok para).
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
- Perpaduan antara Pa’Bulu Londong dan Pa’Tanduk Ra’Pe

100.) Pa’Sora (Passora)

- Arti: Sora (runcing, terang).
- Makna: Melambangkan kepercayaan bahwa sumber kehidupan hanya dari Tuhan dan melambangkan n dan melambangkan orang yang orang yang selalu memberikan pencerahan pada situasi sulit.
- Letak: Ujung balak songka longa, ujung bambu, ujung kayu usungan mayat dalam upacara pemakaman Toraja.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
101.) Passora Siluang
- Arti: Sora (runcing), Siluang (bersama-sama dalam satu sarung).
- Makna: Melambangkan seseorang yangs elalu memberikan pencerahan di situasi sulit.
- Letak: Dinding depan rumah dan lumbung.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
- Pengembangan dari Pa’Sora.

102.) Pa’Tutu’ Bakku’

- Arti: Tutu’ (tutup), Bakku’ (bakul).
- Makna: Harapan agar harta benda dapat tersimpan baik, segala usaha tersimpan baik, segala usaha dan perjuangan dan perjuangan harus dipikirkan dari sisi keamanannya.
- Letak: Dinding persegi empat pada rumah.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
103.) Pa’Kondo’-Kondo’
- Arti: Kondo (orang yang sebentar dilihat kemudian pergi lagi).
- Makna: Hendaklah kita mempunyai pendirian tetap dan teguh terhadap sebuah prinsip.
- Letak: Bingkai dinding atau pembatas antara ukiran.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.

104.) Pa’Kanuku

- Arti: Kanuku (kuku).
- Makna: Kuku itu terletas di ujung jari tangan, maka segala sesuatu yang dibuat dari tangan, hendaklah berguna bagi diri sendiri, keluarga, dan orang banyak.
- Letak: Pinggir ukiran bingkai.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
105.) Pa’Kalungkung Darang
- Arti: Kalungkung (kuku), Darang (kuda).
- Makna: Walaupun banyak beban yang dipikul hendaklah kita kuat dan bertekad untuk mengatasinya.
- Letak: Pinggir ukiran bingkai.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.

106.) Pa’Kalungkung Tedong

- Arti: Kalungkung (kuku), Tedong (kerbau).
- Makna: Walaupun banyak beban yang dipikul hendaklah kita kuat dan bertekad untuk mengatasinya.
- Letak: Pinggir ukiran bingkai dan kayu melintang.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
107.) Pa’Kara’
- Arti: Arti: Kara’ (benda yang dipasang pada baju perang Toraja yang terbuat dari kulit kerang, tulang, atau tempurung kelapa).
- Makna: Melambangkan keberanian dan keperkasaan, tameng atau perlindungan.
- Letak: Tiang menjulang tinggi (tulak somba) pada bagian depan rumah Toraja.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.

108.) Pa’Bua Tikko

- Arti: Bua (buah), tikko (sejenis tumbuhan yang tumbuh di sawah yang subur dan penuh air).
- Makna: Harapan agar sawah tetap subur dan tidak pernah kehabisan air.
- Letak: Tiang raja lumbung paling atas berbentuk palang.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
109.) Pa’Tutu’ Baka diBarre Allo
- Arti: Tutu’ Baka (tutup bakul), Barre Allo (sinar matahari).
- Makna: Sumber kehidupan yang ada di dunia berasal dari Tuhan dan juga melambangkan status Tongkonan tertinggi dalam wilayah adat tertentu..
- Letak: Dinding rumah Tongkonan dan lumbung dengan peran tertinggi dalam suatu wilayah adat.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
- Perpaduan antara Pa’Kapu’ Baka dan Pa’Barre Allo.

110.) Pa’Ringgi’ – Ringgi’

- Arti: Ringgi’ (ringgit, mata uang berbentuk koin dari perak atau emas).
- Makna: Melambangkan kekayaan seseorang.
- Letak: Dinding rumah.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
111.) Pa’Lola’
- Arti: Lola’ (hiasan berbentuk lingkaran bulat yang terbuat dari lapisan emas, menyerupai matahari).
- Makna: Melambangkan harkat dan martabat seorang bangsawan.
- Letak: Dinding rumah seorang bangsawan
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.

112.) Pa’Sungkalla’

- Arti: Sungkalla’ (pagar sederhana).
- Makna: Nasehat agar tetap waspada dan berjaga-jaga terhadap kemungkinankemungkinan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang banyak.
- Letak: Dinding rumah.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.
113.) Pa’Mata Pa’
- Arti: Mata Pa’ (mata pahat).
- Makna: Orang yang mengetahui atau takut kepada aturan.
- Letak: Dinding rumah dan lumbung.
- Kelompok: Passura’ Pa’Barean.

114.) Pa’Gayang

- Arti: Gayang (keris emas).
- Makna: Harapan agar keluarga mempunyai harta yang mulia, agar kelak menjadi berkat kepada keluarga dan orang lain.
- Letak: Dinding condong rumah pada bagian sudutnya atau balok penyangga longa, hanya terdapat pada rumah bangsawan.
- Kelompok: Ornamen ukiran tambahan.
115.) Kabongngo’ – Ornamen Tongkonan
- Arti: Kepala kerbau.
- Makna: Melambangkan kekayaan dan kesejahteraan, status tongkonan dalam masyarakat, dan kepemimpinan.
- Letak: Depan rumah berupa patung kepala kerbau.
- Kelompok: Ornamen tambahan.

116.) Katik – Ornamen Tongkonan

- Arti: Patung berbentuk kepala burung Alo, berbentuk Arae (ular berkepala Ayam, makhluk mitologis masyarakat Toraja).
- Makna: Melambangkan status tongkonan dalam masyarakat, kekuatan, keberanian, dan kewibawaan.
- Letak: Depan rumah, Umumnya letaknya di atas Kabongngo’ (patung kepala kerbau).
- Kelompok: Ornamen tambahan.
117.) Tedong
- Arti: Tedong artinya Kerbau.
- Makna: Menandakan bahwa rumpun keluarga telah melaksanakan upacara kematian dan mengurbankan jenis-jenis kerbau.
- Letak: Lumbung bagian dalam (dodo alang). Umumnya diukir bersama dengan Bai.
- Kelompok: Ornamen ukiran tambahan.

118.) Bai

- Arti: Bai artinya Babi.
- Makna: Melambangkan kekayaan, kesejahteraan, dan kemakmuran.
- Letak: Lumbung bagian dalam (dodo alang). Umumnya diukir bersama dengan Tedong.
- Kelompok: Ornamen ukiran tambahan.
119.) Alo
- Arti: Alo adalah Jenis burung terbesar di Toraja.
- Makna: Melambangkan status kebangsawanan yang disegani.
- Letak: Lumbung bagian dalam (dodo alang).
- Kelompok: Ornamen ukiran tambahan.

120.) Tambolong

- Arti: Tambolong adalah jenis burung kedua terbesar di Toraja (setelah Alo).
- Makna: Melambangkan status kebangsawanan.
- Letak: Lumbung bagian dalam (dodo alang).
- Kelompok: Ornamen ukiran tambahan.





Maaf ka ini gambarnya sama semua, tidak ada pembeda antara motifnya kak (apakah ada kesalahan web?)
iya maaf sebelumnya, belum sempat update semua gambar ukirannya..